Kepala Balai Besar TNKS: KPPSWD dan KPPL Maju Bersama Bisa Menjadi Suatu Pemicu Untuk Indonesia

Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS), Arief Toengkagie didampingi Kepala Bidang III BBTNKS, Iwin Kasiwan dan Kepala Seksi Wilayah VI BBTNKS M. Zainuddin mengapresiasi inisiatif kelompok perempuan (KPPSWD dan KPPL Maju Bersama) dalam diskusi pada Selasa (21/11/17).

 

“Positif justru, dan saya ikuti sedari awal. Jadi, walaupun saya tidak bertemu langsung, tapi saya ikuti sedari awal kegiatan-kegiatan mereka (KPPSWD dan KPPL Maju Bersama) di sini. Dan saya respon terus ke teman-teman (Pengelola TNKS) di sini, itu harus dilakukan, karena bagus ke depannya, dan ini bisa menjadi suatu trigger (pemicu) untuk Indonesia.” — Kepala Balai Besar TNKS Arief Toengkagie Lihat video

 

Ketua KPPL Maju Bersama Desa Pal VIII, Rita Wati menyampaikan inisiatif untuk terlibat mengelola TNKS kepada Kepala BBTNKS Arief Toengkagie.

 

Kepala BBTNKS Arief Toengkagie dan jajarannya berfoto bersama KPPSWD, KPPL Maju Bersama Desa Pal VIII dan perempuan Desa Babakan Baru dan Karang Jaya.
Baca Juga  Bagaimana Relevansi dan Kontribusi Hutan untuk Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan?

Related Posts

Kedurei Kawo: Ikhtiar Menunaikan Amanat di Kebun Kopi Tangguh Iklim

“Selama ini, kita menganggap kawo dan kebun kawo biasa saja,” ujar Harwan Iskandar yang bersila di tepi kiri terpal plastik oranye yang dibentangkan di pinggir kanan kebun…

Pertahankan Kebun, Perempuan Serawai Petani di Pino Raya: Lum Mati, Lum ke Jerau!

“Pedas padi dimakan kerau,” ujar Ilis. Ucapan janda empat anak kelahiran 1979 yang berjongkok di atas potongan batang kayu sebesar betis orang dewasa di sebelah kanan depan…

Jalan Pulang Kedaulatan Perempuan Petani Kopi: Kebun Kopi Tangguh Iklim

“Ada penyesalan,” kata Mardalena. Ucapannya seketika membuat perempuan petani kopi lainnya membisu. Seolah menunggu pekikan nyaring sesiar yang bersembunyi di pepohonan di kebun kopi mereda, ia pun…

Enggan Menjadi Korban Sunyi Bencana Senyap Krisis Iklim

Desmi Yati tertegun sejenak di bawah dedaunan hijau salah satu pohon kopi. “Di sini lebih banyak,” katanya pelan seolah enggan memberitahukan. Buah-buah kopi hijau muda dan hijau…

Memanggil Kembali Roh Menanam Padi Riun: Ikhtiar Merawat Kedaulatan Pangan di Sungai Lisai

Hasan Mukti menarik napas panjang, lalu melepaskannya perlahan. Sembari duduk bersila di atas karpet plastik merah, pandangannya lurus menatap pintu kayu yang terbuka lebar. Dari seberang rumah,…

Kebun Kopi Tangguh Iklim: Merawat Kembali Satu Per Satu Sumber Penghidupan Perempuan Petani Kopi

Siti Hermi sama sekali tak pernah menduga. Keputusan dia dan suaminya, Depi, mengubah cara memperlakukan kebun kopi sekitar tahun 2007 berdampak fatal. Satu per satu sumber penghidupan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *